Welcome
image

DR. BAMBANG SUWIGNYO, M.Sc

+62747492595

Kategori
LINK

Detik

Jawa Pos

Kedaulatan Rakyat

Kompas

Kulon Progo

DIY

KLH

AusAID

CIDA

DEC

IFS

JICA

KNIP

ORC Trust Fund

RISTEK

SAREP

SGPPTF

SIDA

TOYOTA

UNDP

Clock

 

Pesan


Pertanian Terpadu Meningkatkan Prduktivitas

image

Meningkatkan Produksi dengan Pertanian Terpadu


Ivan Aditya | Rabu, 2 Oktober 2013 | 11:41 WIB | Dibaca: 193 | Komentar: 0

Pertanian dan peternakan terpadu HIFA. (Foto : Rani Dwi Lestari)

YOGYA (KRjogja.com) - Peternakan berkelompok dengan konsep pertanian terpadu atau integrated farming terbukti mampu meningkatkan efisiensi usaha dan keuntungan. Hal tersebut telah dibuktian oleh para peternak sapi HIFA (Holcim Integrated Farmin g) di Tuban, Jawa Timur saat panen perdana pada bulan September 2013 lalu. Peternakan HIFA  dibangun oleh PT. Holcim bekerja sama dengan Bagian Nutrisi dan Makanan Fakultas Peternakan UGM sebagai konsultan ahli.

Dekan Fakultas Peternakan UGM Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA, DEA sebagai inisiator model peternakan HIFA Tuban, menuturkan, dengan model peternakan yang telah dijalankan akan diperoleh keuntungan maksimal dengan energi dan waktu yang minimal. "Setiap peternak hanya mendapat jatah bekerja 24 hari selama empat bulan pemeliharaan. Sementara dari hasil perhitungan panen perdana diketahui setiap anggota kelompok mendapatkan hasil antara Rp1,6 juta - Rp3 juta," ujarnya.

Nilai tersebut akan kecil jika dibagi bulan, namun karena dalam empat bulan mereka hanya bekerja 24 hari maka sebenarnya riil hasil mereka adalah Rp64 ribu - Rp125 ribu perhari. Agus menyampaikan dengan model peternakan yang dijalankan tiap peternak hanya mengalokasikan 25 persen waktu bekerjanya di kandang, sedangkan 75 persen sisanya bisa digunakan untuk mencari pendapatan diluar.

"Selain mengurus ternak mereka rata-rata bekerja sebagai pekerja di konstruksi pembangunan pabrik. Kalau nantinya sudah tidak ada lagi pekerjaan kosntruksi maka 75 persen waktu bekerja mereka bisa dialihkan ke usaha peternakan lain yang bisa dilakukan di rumah seperti ternak unggas yang dijalankan dalam konsep bisnis yang terintegrasi," jelasnya.

Pendamping program usaha ternak sapi HIFA, Bambang Suwignyo, Ph.D, mengatakan, dalam menjalankan usaha ternak sapi HIFA pihaknya memperkenalkan teknologi pakan praktis sehingga peternak tidak perlu lagi merumput. "Upaya tersebut dilakukan dengan melatih peternak untuk mengelola limbah pertanian untuk diolah menjadi bahan pakan ternak atau konsentrat yang dilakukan dalam HIFA feed mill," paparnya.

Sejak April 2013 lalu, HIFA Feedmill telah berproduksi dengan kapasitas rata-rata 6 ton per hari dengan nama produknya HIFA Feed. Hasil produksi yang berupa konsentrat tersebut digunakan untuk kelompok mereka sendiri. Dalam HIFA juga dipelihara 300 ekor sapi penggemukan yang dimiliki 10 kelompok ternak. Sementara untuk model pemeliharaannya berbasis manajemen kelompok. (Aie)

http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2013/10/03/174322/Pertanian-Terpadu-Mampu-Tingkatkan-Efisiensi-Usaha (suara Merdeka, 3 Oktober 2013)

http://krjogja.com/read/189035/meningkatkan-produksi-dengan-pertanian-terpadu.kr. Kedaulatan Rakyat 2 Oktober 2013

Wed, 16 Oct 2013 @11:55


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Komentar Terbaru
  • ary
    ini Inovasi Teknologi apl...
  • fren ugm
    Buat tambahan nih ada art...
Copyright 2019 YAPERINDO All Rights Reserved